Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Mahasiswa Universitas Madura Geruduk Kampus, Tuntut KPUM Transparan dalam Pemira 2025

Mahasiswa Universitas Madura Geruduk Kampus, Tuntut KPUM Transparan dalam Pemira 2025

  • account_circle Ahbib
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 304
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Puluhan mahasiswa Universitas Madura menggelar demonstrasi untuk menuntut transparansi dan profesionalitas Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dalam penyelenggaraan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) 2025. Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (9/12/2025), dan berlangsung di depan gerbang kampus hingga menutup akses keluar-masuk universitas.

Koordinator aksi, Subaidi, menyebut aksi itu dipicu oleh dugaan maladministrasi KPUM saat proses pendaftaran pasangan calon (paslon). Ia menjelaskan bahwa pada Rabu (3/12/2025) pukul 08.00 WIB, salah satu paslon gagal mendaftar karena blanko pendaftaran tidak tersedia.

“Ketika Dewan Kehormatan mengonfirmasi ke Ketua KPUM, dijawab blanko ada pada sekretaris. Namun sekretaris masih dalam perjalanan. Ditunggu satu jam tetap tidak datang,” ungkapnya dalam orasi.

Mahasiswa kemudian melakukan aksi spontan di hari yang sama hingga memblokir area Biro Kemahasiswaan. Pada keesokan paginya, paslon tersebut kembali mencoba mendaftar, tetapi justru ditolak dengan alasan kuota pendaftar telah terpenuhi.

“Katanya sudah ada dua pendaftar pada Selasa pukul 12.45 WIB. Tapi setelah dicek lewat CCTV, tidak ada satu pun paslon yang mendaftar pada jam itu,” tegas Subaidi.

Dalam aksinya, mahasiswa mengajukan dua tuntutan:

  1. Menjatuhkan sanksi kepada Ketua dan Sekretaris KPUM Universitas Madura.
  2. Menganulir Surat Keputusan Penetapan Calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa yang telah diterbitkan KPUM.

“Kalau tidak ada penyelesaian, kami akan menutup gerbang dan memboikot kampus,” seru Subaidi di tengah massa.

Wakil Rektor III Universitas Madura, Moh. Zali, menemui massa dan menegaskan kampus terbuka untuk menindaklanjuti laporan mahasiswa selama disertai bukti kuat.

“Silakan dibuktikan dalam sidang. Jika sesuai fakta, tentu akan memperkuat tuntutan itu. Kampus mengikuti keputusan Dewan Kehormatan yang akan ditetapkan,” ujarnya.

Ketua BEM Fakultas Hukum, Tofa, menambahkan bahwa aksi ini juga dipicu oleh dugaan adanya relasi tidak sehat antara KPUM, Wakil Rektor III, dan Biro Kemahasiswaan.

“Hari ini kami minta Ketua KPUM hadir. Jika tidak bersalah, hadapi tuduhannya! Tapi kalau tidak berani datang, bubarkan saja KPUM Universitas Madura,” tegasnya.

  • Penulis: Ahbib
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Bantu Pelaku Usaha Kecil di Pamekasan, Salurkan Gerobak dan Modal Usaha

    PLN Bantu Pelaku Usaha Kecil di Pamekasan, Salurkan Gerobak dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera serta komitmen dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura menyalurkan bantuan berupa satu unit gerobak usaha dan sejumlah modal kerja kepada Rosidatul Fitriya, seorang pelaku usaha kecil di Dusun Slatreh, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Bantuan […]

  • PPKBD Gelar Peduli Stunting Bersama Ibu Hamil 

    PPKBD Gelar Peduli Stunting Bersama Ibu Hamil 

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kecamatan Proppo gelar Peduli Stunting bersama ibu hamil dibalai penyuluhan kecamatan Proppo Pamekasan. Rabu, (31/01/2024). Acara yang dihadiri oleh KAPUS Proppo, KAPUS Panaguan, Camat, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBID DPPPA), KUA, serta 54 ibu-ibu hamil dari semua desa di Kecamatan Proppo Pamekasan […]

  • Pentingnya Pendidikan untuk Semua Kalangan

    Pentingnya Pendidikan untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Siswa SD-SMP-SMA JatimOne_ Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali […]

  • Pengurus Ansor Jawa Tengah Minta Polri Awasi Ustadz Abdul Somad

    Pengurus Ansor Jawa Tengah Minta Polri Awasi Ustadz Abdul Somad

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SNNet _ Pengurus Wilayah Pemuda Ansor Jawa Tengah menganggap berlebihan status Ustaz Abdul Somad (UAS) di media sosial soal intimidasi dan ancaman yang berimbas pada batalnya kunjungan dirinya ke beberapa daerah di Jawa Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan Pengurus Wilayah Pemuda Ansor Jawa Tengah, yang mengirimkan surat pernyataan kepada Polri terkait rencana kegiatan Abdul Somad di […]

  • Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

    Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – JatimOne.com — Suasana di lapangan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan memanas. Sejumlah lembaga pelaksana saling tuding soal dugaan penyerobotan jatah sekolah penerima manfaat, bahkan ada yang menilai telah terjadi pengambilalihan sepihak tanpa dasar kesepakatan (MoU) yang sah. Polemik ini mencuat setelah beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Kota menerima pendistribusian […]

  • 19 Mahasiswa Penghafal Al-Quran Asal Desa Palengaan Laok Terima Beasiswa 50 Juta dari Pemerintah Desa. Ini Harapan H. Said

    19 Mahasiswa Penghafal Al-Quran Asal Desa Palengaan Laok Terima Beasiswa 50 Juta dari Pemerintah Desa. Ini Harapan H. Said

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, jatimone.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan merealisasikan Dana Desa yang diserahkan kepada 19 Mahasiswa dan Mahasiswi penghafal Al-Qur’an. Kamis, (8/2/2024). Hadir dalam acara tersebut Alim Ulama’ yang terdiri dari Pengasuh pondok pesantren dan Pembina Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Tokoh Masyarakat, Camat Palengaan, Kepala Kantor Urusan Agaman Kecamatan Palengaan, Babinsa Koramil […]

expand_less