Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Pamekasan Minta Penindakan Tegas terhadap Peredaran Rokok Ilegal di Madura

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh Faridi, menegaskan pentingnya menyelamatkan perusahaan rokok di Madura karena kontribusinya besar bagi negara. Selain menyumbang pajak, industri rokok lokal juga menciptakan lapangan kerja dan menyejahterakan masyarakat.

Namun, kata Faridi, keberlangsungan industri rokok Madura kini terancam oleh maraknya peredaran rokok ilegal yang diduga berasal dari Batam, Provinsi Riau. Hal ini disampaikan Faridi saat menghadiri Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) se-Madura, Minggu (10/8/2025).

“Sebut saja merek San Marino, Manchester, dan sejumlah merek lainnya yang dikirim dari Batam. Rokok tersebut tanpa pita cukai. Sebagian diamankan Bea Cukai Madura, tapi sebagian lainnya diduga masih tersebar aman di empat kabupaten di Madura,” kritiknya.

Faridi menjelaskan, rokok ilegal tersebut diduga bukan produk perusahaan rokok lokal. Akibatnya, proses produksinya tidak melibatkan tenaga kerja Madura. “Parahnya, distribusi rokok ini terbilang melenggang tanpa aral; setiap karton dikemas dalam kardus dengan jelas mencantumkan merek. Bea Cukai harus lebih tegas,” tegasnya.

Selain itu, ada indikasi bahwa beberapa rokok ilegal tersebut diproduksi di Madura dengan cara memalsukan merek asli. “Hal ini jelas merugikan industri rokok asli Madura dan tenaga kerja lokal,” imbuhnya.

Faridi berharap Bea Cukai Madura dapat lebih serius menindak peredaran rokok ilegal. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan rokok legal asal Madura agar mereknya bisa dikenal di seluruh Indonesia.

“Harapannya, beberapa perusahaan asli Madura bisa membuat rokok legal yang merknya terkenal se-Indonesia, sekaligus menjaga keberlangsungan industri dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi
expand_less
Verified by MonsterInsights