Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Ada Kolusi Dan Nepotisme, AMPN Ancam Laporkan Plt. Kadinkes Sampang

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 708
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sampang – jatimone.com – Pengangkatan PPPK Paruh waktu Dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang diduga kuat ada kolusi dan nepotisme. Hal tersebut diketahui setelah terbitnya pengumuman kelulusan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sampang, yang mana tidak semua tenaga Honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun dinyatakan lulus PPPK Paruh Waktu. (22/09/25).

Dari kejadian tersebut, kecurigaan muncul dari para tenaga kesehatan Yang tidak lulus PPPK Paruh Waktu, salah satunya muncul dari Muafi, Nakes yang berdinas di Puskesmas Batu Lenger, iya merasa terkejut ketika melihat pengumuman yang didalamnya tidak ada nama dirinya, sementara dia mengabdi di Puskesmas Batu Lenger sudah lebih 10 tahun, dan yang semakin membuat curiga adalah, mereka yang pengabdian dan nilai PPPK dibawahnya malah bisa lulus” Ungkapnya.

Sementara itu, Muhlas, selaku juru bicara dari Aliansi Masyarakat Peduli Nakes ( AMPN) dalam Audiensinya, mengancam akan melaporkan semua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut ke Aparat penegak Hukum dan ke Ombudsman.
Mantan Presma Unira tersebut menjelaskan kalau prose rekrutmen PPPK Paruh Waktu di kabupaten Sampang bertentangan dengan peraturan perundangan undangan yang berlaku yaitu UU No 28 Tahun 1999, Pasal 21 yang ancaman Pidananya maksimal 12 tahun Penjara.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi
expand_less
Verified by MonsterInsights