Breaking News
light_mode
Trending Tags

Guru Tugas 2: Konten Fiksi Picu Kontroversi, Ketua DPRD Pamekasan Imbau Masyarakat Bijak Menyikapi

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Video “Guru Tugas 2” yang beredar di YouTube Akeloy Production dan akun TikTok @akeloy_production menuai pro dan kontra. Konten yang dianggap melecehkan guru tugas dan pondok pesantren ini mendapat kecaman dari berbagai pihak di Madura.

Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin, angkat bicara terkait video tersebut. Beliau menghimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapinya. Halili menekankan bahwa konten kreator merupakan karya fiksi yang menceritakan kisah imajinatif, dan tidak merepresentasikan realitas secara keseluruhan. Senin (6/5/24)

Meskipun demikian, Halili mengingatkan agar konten kreatif tidak mengandung unsur pornografi, melanggar norma agama dan hukum, serta menyinggung perasaan pihak tertentu. Beliau menegaskan bahwa adegan dalam video “Guru Tugas 2” dapat menyinggung pondok pesantren, santri, dan guru tugas, sehingga berpotensi menimbulkan masalah dan pelanggaran hukum.

Di sisi lain, video ini dapat menjadi pelajaran bagi pihak pondok pesantren untuk lebih ketat dalam mengawasi dan menyeleksi guru tugas. Halili juga mendorong Penanggung Jawab Guru Tugas (PJGT) untuk lebih mengontrol dan membimbing para guru tugas.

Sebagai mantan guru tugas, Halili memahami bahwa mereka mengabdikan diri dengan sukarela untuk mengajar di daerah pelosok. Beliau mengajak PJGT dan masyarakat untuk memperkuat aturan dan tata tertib terkait guru tugas, serta memastikan mereka mengikuti arahan yang ditetapkan.

Penting untuk diingat bahwa tidak semua guru tugas memiliki moral yang buruk. Masyarakat harus bijak dalam menyikapi video ini dan tidak menstereotipkan seluruh guru tugas.

Halili juga meminta pemilik video “Guru Tugas 2” untuk menghapusnya. Beliau menghimbau masyarakat untuk menjaga anak-anak dari konten negatif dan pergaulan bebas, serta membatasi penggunaan gadget agar terhindar dari pengaruh buruk.

Mari kita bijak dalam menyikapi konten kreatif dan bersama-sama menjaga nilai-nilai moral di masyarakat.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

expand_less
Verified by MonsterInsights