PWI Pamekasan Luncurkan Media Pengaduan
- account_circle jatimone
- calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
- visibility 78
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pamekasan, Jatimone.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan meluncurkan media pengaduan bernama Media Call Center (MCC) di momen Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Ronggosukowati, Rabu (7/2/2024).
Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menerangkan, bahwa lahirnya MCC ini setidaknya diorientasikan untuk tiga hal esensial.
Pertama, untuk mengantisipasi potensi praktik penyimpangan kerja pers oleh oknum wartawan dan oknum mengaku wartawan.
Kedua, menjadi wadah pengaduan. “Target kami nggak muluk-muluk, kami ingin menampung pengaduan masyarakat bila ada kasus penyimpangan. Misal, ada pemerasan, pengancaman, oknum yang menakut-nakuti mengatasnamakan wartawan,” papar Direktur Kabar Madura Group itu.
Ketiga, MCC diorientasikan untuk menjadi wadah konsultasi masyarakat. Tujuannya, untuk memitigasi bila ada pertanyaan berkaitan dengan pers dan cara kerja pers.
Alumnus Ponpes Annuqayah Sumenep itu berharap, hadirnya MCC pada momen hari pers bisa menambah kebijaksanaan kerja pers dan interaksi masyarakat dengan wartawan.
Menurut Anam, banyak warga yang belum memahami secara utuh tentang kerja pers. Ada yang memahaminya separuh, dan menyebabkan kesalahpahaman. Sehingga, tak menutup kemungkinan muncul stigma macam-macam ke wartawan.
“Sebab itulah, MCC diinisiasi untuk bisa menjadi wadah untuk mengatasi masalah-masalah yang saya sebut,” ujarnya.
Dia menambahkan, MCC diisi oleh beberapa anggota PWI Pamekasan yang ditugaskan secara khusus dan taktis untuk menerima pengaduan bilamana masyarakat menemukan kasus penyimpangan pers dan oknum mengaku sebagai pekerja pers.
