Pamekasan – jatimone.com – Hari Bersih Dunia atau World Cleanup Day (WCDI) tahun ini kembali digelar serentak di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Pamekasan. Pada Minggu, 22 September 2024, ratusan relawan dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong terbesar ini.
Sebagai pelaksana utama WCDI Pamekasan sejak tahun 2019, Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) kembali menggelar aksi bersih-bersih. Kali ini, fokus kegiatan dialihkan ke Pantai Utara, tepatnya di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memberikan perhatian lebih pada kawasan pantai utara yang juga membutuhkan penanganan khusus terkait kebersihan lingkungan.
Endang Tri Wahyurini, Ketua KPMM, menjelaskan alasan di balik pemilihan lokasi tersebut. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh wilayah pantai di Pamekasan mendapatkan perhatian yang sama. Pantai Utara juga memiliki potensi yang besar dan perlu dijaga kebersihannya,” ujarnya.
Kegiatan WCDI Pamekasan 2024 berhasil mengumpulkan sampah sebanyak satu truk yang kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Angsana untuk dilakukan pemilahan lebih lanjut. Jenis sampah yang ditemukan beragam, mulai dari sampah organik, plastik, popok, hingga pecahan botol kaca, ada 1,5 Ton sampah yang kami kumpulkan.
Mekanisme kegiatan WCDI ini dilakukan dengan membuka rekrutmen relawan secara terbuka bagi siapa saja, baik individu maupun kelompok. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mendukung kegiatan ini, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perikanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Selain itu, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasean juga hadir dalam acara ini. Tercatat sekitar 200 relawan dari berbagai latar belakang ikut berpartisipasi, termasuk anggota Genbi, Pramuka UIM, Himpunan Mahasiswa Perikanan, Sispala SMA 3 Pamekasan, serta siswa SD dan SMP Sotabar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Endang.
Tinggalkan Balasan